Posted on

Ronald Koeman meyakini, performa jelek Barcelona selama musim ini disebabkan dikarenakan tidak terdapatnya atmosfer pengagum lantaran stadion kosong.

Pelatih Barcelona Ronald Koeman berdalih, memblenya laju Los Blaugrana selama musim ini lantaran stadion kosong. Menurutnya, para pemain jadi bermain lesu tanpa perlindungan berasal dari suporter.

Koeman menegaskan, skuadnya terlalu merindukan sebuah pertandingan dengan atmosfer hebat berasal dari para pengagum di Camp Nou.
Sejak pandemi virus corona, seperti diketahui, hampir seluruh pertandingan di liga-liga Eropa diadakan dengan tertutup alias tanpa penonton, terhitung di La Liga Spanyol.

Sementara, tampilan klub Catalans di periode 2020/21 dipandang cukup berantakan. Menelan empat kekalahan, klub Catalans waktu ini duduk di peringkat kelima klasemen sementara.

Barca tertinggal delapan angka berasal dari sang pemuncak klasemen Atletico Madrid, yang lebih-lebih sanggup melebarkan jarak menjadi 11 poin gara-gara menabung satu pertandingan.

Tak sedikit pihak yang menyoroti performa lamban Barca di bawah komando pria Belanda itu. Tetapi sang juru taktik beralasan seluruh ini gara-gara timnya bermain tanpa sokongan moril berasal dari para pengagum di stadion.
“Sungguh sukar bagi seluruhnya waktu berada di kandang, gara-gara stadion ini begitu besar, ketika tidak tersedia fans, dapat terasa sangat sukar bagi para pemain,” dalih Koeman.

“Setelah masa-masa ini, Anda mungkin lebih punya kebiasaan bermain tanpa fans, dapat namun saya menilai tiap-tiap kali seorang pemain masuk ke lapangan saat tidak tersedia atmosfer di stadion, itu dapat mulai aneh,” jelasnya.

Koeman menambahkan: “Anda pasti dapat sangat merindukan atmosfer dari suporter.”
Rabu di pengujung tahun ini, Barcelona dapat melanjutkan perjuangan mereka mencapai konsistensi di La Liga bersama menghadapi Eibar di Camp Nou.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *