Posted on

Pelatih Denmark Kasper Hjulmand mengecam perlakuan Inter Milan pada Christian Eriksen. Menurutnya, Nerazzurri sudah menyia-nyiakan bakat sang gelandang bersama dengan menaruhnya di bangku cadangan.
Eriksen dibeli dari Tottenham pada musim dingin 2020. Namun, gelandang Denmark itu susah perlihatkan performa terbaiknya di Giuseppe Meazza.
Alih-alih jadi pemain andalan, Eriksen lebih banyak duduk di bangku cadangan. Sejauh ini sang pemain baru punya catatan 39 tampilan dan 4 gol.
Inter sudah berikan lampu hijau jikalau sang pemain menginginkan hengkang. Eriksen sanggup meninggalkan klub pada bursa transfer musim dingin.
Hjulmand sendiri mengaku heran bersama dengan pelatih Antonio Conte yang sering mencadangkan Eriksen. Ia menghendaki mantan pemain Ajax sanggup bermain lebih banyak kembali th. ini.

“Christian bermain amat sedikit di th. 2020,” kata Hjulmand kepada EkstraBladet.

“Sungguh menyia-nyiakan kualitasnya bersama dengan amat sering duduk di bangku cadangan dan dia amat bagus untuk itu.

“Ketika saya lihat apa yang sanggup dia lakukan, saya menghendaki dan percaya bahwa lebih banyak sementara bermain menunggunya th. ini.”
Eriksen sementara ini sedang dikaitkan bersama dengan sejumlah klub layaknya PSG dan Tottenham. Hjulmand menghendaki pemain 28 th. selanjutnya memicu ketetapan pas soal jaman depannya.

“Saya percaya Christian bakal memicu ketetapan pas yang bakal beruntung karier klubnya dan tim nasional Denmark,” katanya.
Euro 2020 bakal digelar pada musim panas th. ini. Hjulmand khawatir suasana kesehatan Eriksen menjelang turnamen karena jarang bermain.

“Saya tidak merisaukan pemain terbaik. Namun ketika Anda perhatikan itu, itu sanggup merisaukan karena tidak tersedia ritme di sana,” ucap Hjulmand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *