Posted on

Kendati Piala Dunia U-20 batal terlaksana tahun depan, namun Iriawan berharap para pemain timnas Indonesia U-19 tetap maksimal di Spanyol.
Kandas sudah mimpi sebagian besar pemain timnas Indonesia U-19 untuk tampil pada Piala Dunia U-20 tahun depan. Seiring dengan keputusan dari FIFA bahwa Piala Dunia U-20 baru akan dilaksanakan pada 2023, di Indonesia.

Keputusan tersebut harus diambil oleh FIFA karena pertimbangan situasi dunia saat ini, yang belum terbebas dari pandemi virus corona. PSSI menghormati keputusan tersebut, dan tetap berkomitmen melanjutkan pemusatan latihan (TC) timnas U-19.

Para pemain pun sudah diterbangkan ke Spanyol, Sabtu (26/12) kemarin, dengan tujuan untuk persiapan menjelang Piala Asia U-19 2020 tahun depan. Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, meminta pemain tetap bersemangat.

PSSI selalu berkomitmen pada timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke th. 2023, pemain ini adalah cikal bakal timnas U-23 maupun timnas senior nantinya,” ujar Iriawan dikutip laman resmi PSSI.

Di Spanyol nanti, di mana timnas U-19 dapat tinggal di Kota Salou, dapat digelar juga beberapa laga uji coba, meski belum ditetapkan siapa saja yang jadi lawan. Iriawan berharap kapabilitas pemain terus meningkat berasal dari TC ini.
“Kami berharap pemain terus bersemangat, dan terus bekerja keras. TC Spanyol juga jadikan ajang untuk meningkatkan pengalaman, skill, fisik dan lain-lainnya,” ungkap sosok yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.
“Jangan tersedia rasa bosan. Jangan tersedia rasa jenuh. Banyak pemain lain bermimpi bermain bersama timnas Indonesia. Mari bersyukur, dan menyatakan pengabdian paling baik bagi Merah-Putih,” tutup pria yang dulu menjabat Kapolda Metro Jaya itu.
TC ini dapat diikuti 27 pemain, dan tiga pemain menyusul di Spanyol sebab sedang berada klub masing-masing. Mereka pada lain Elkan Baggott yang berkarier di Inggris, Kelana Mahesa yang tersedia di Jerman, dan Witan Sulaeman berasal dari Serbia.

PSSI melalui pelaksana tugas sekretaris jenderal Yunus Nusi juga mengonfirmasi tersedia tiga pemain yang penerbangannya tertunda berasal dari Indonesia. Mereka yang tak disebut namanya reaktif Covid-19 sehingga PSSI tidak senang ambil risiko.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, baru bakal terbang ke Negeri Matador terhadap 2 Januari. Indra Sjafri bersama Nova Arianto, Alex Alda dan Sahari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *